FPEB gelar The Ambassador of Business Edupreneur ke -6

Reputasi The Ambassador of Business Edupreneur

Senin (21/5/2018), program penganugerahan prestasi untuk duta bisnis mahasiswa, The Ambassador of Business Edupreneur Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sukses kembali diselenggarakan. Program bergengsi dan bereputasi nasional ini diselenggerakan untuk yang ke 6 dengan konsep-konsep baru, baik proses dan model seleksi juga penyajian program. Program ini dilaksanakan oleh Pendidikan Manjemen Bisnis FPEB UPI dan dikoordinasikan langsung Rizqi M, Fauzi selaku mahasiwa sekaligus Ketua Pelaksana, Ketua Program Studi Pendidikan Manajemen Dr. Hari Mulyadi, M.Si, Dekan Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (FPEB) Prof. Dr. H. Agus Rahayu, MP, dan inisiator Program sekaligus Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Dr. Lili Adiwibowo, S.Pd., S.Sos., MM yang diselenggarakan di Auditorium Gedung Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (FPEB) UPI.

Tema yang diusung pada tahun ini adalah “Empowering Business Edupreneur with 4.0 Industrial Revolution”. Program bergengsi ini sebagai dukungan nyata Program Studi Pendidikan Manajemen Bisnis FPEB UPI terhadap program Making Indonesia 4.0 yang berisikan roadmap mengenai strategi Indonesia dalam implementasi memasuki Industri 4.0 yang digagas oleh Kementrian Perindustrian Republik Indonesia.

Awarding event ini merupakan program unggulan Program Studi Pendidikan Manajemen Bisnis FPEB UPI yang rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk penghargaan bagi mahasiswa dan pelajar SMA/K yang berwirausaha, dengan kriteria berjiwa kreatif, inovatif dan sukses baik dalam bidang pendidikan maupun bidang kewirausahaan. Acara tahun ini bertujuan khusus menebar virus semangat berwirausaha bagi generasi muda untuk mempersiapkan diri dalam memasuki Era Industri 4.0 guna memperkuat perekonomian dan struktur industri Tanah Air, yang termasuk dalam lima sektor Industri 4.0, yaitu Industri Makanan dan Minuman, Industri Otomotif, Industri Elektronik, Industri Kimia, serta Industri Tekstil.

Sebagi event nasional yang bereputasi, The Ambassador of Business Edupreneur tahun ini telah sukses diikuti oleh 711 peserta mahasiswa dari 62 Universitas se-Indonesia yang bersaing dalam memperebutkan Piala Rektor UPI 2018. Proses seleksi dimulai dari Bulan Maret 2018 yang terdiri dari tiga tahap, yaitu tahap seleksi administrasi, seleksi online challenge, dan tahap presentation di hadapan dewan juri yang berkompeten. Pemenang dikategorikan dalan enam nominasi, yaitu Nominasi Business Plan Industry 4.0, Business Plan Economy Creative, Beginner, Marketer, Creative, dan Innovative, sehingga memperoleh peserta terbaik dengan gelar Best of The Best dari seluruh nominasi. Pembentukan nominasi disesuaikan dengan kriteria yang termasuk pada tema Industri 4.0.

Konsep Program Menginspirasi UPI

Pada rangkaian pembukaan The Ambassador of Business Edupreneur Tahun 2018, Prof. Dr. H. Didi Sukyadi, MA selaku Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Riset Universitas Pendidikan Indonesia menuturkan bahwa program yang diselenggarakan ini sukses menginspirasi banyak pihak terutama meningkatkan citra Universitas Pendidikan Indonesia pada prestasi tingkat nasional yang terekognisi Kementrian Riset dan Pendidikan Tinggi yang sangat berimpilkasi pada peningkatan pemeringatan pendidikan tinggi di Indonesia. Beliau menuturkan bahwa dengan kesuksesan 6 kali penyelenggaraan, hal ini menandakan bahwa adanya komitmen dan kesungguhan dari Ketua Program Studi Pendidikan Manajemen Bisnis Dr. Hari Mulyadi, M.Si, Dekan Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (FPEB) Prof. Dr. H. Agus Rahayu, MP, inisiator Program sekaligus Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Dr. Lili Adiwibowo, S.Pd., S.Sos., MM dalam mengembangkan prestasi kemahasiswaan pada bidang kewirausahaan. Beliau menambahkan bahwa program ini akan menjadi bagian dari program unggulan Universitas Pendidikan Indonesia yang bisa berkompetisi ditingkat Internasional pada bidang kewirausahaan.

Cut Vivia Talitha raih  Best of The Best

Gelar Best of The Best berhasil diraih oleh Cut Vivia Talitha, Mahasiswa Institut Teknologi Bandung Jurusan Kewirausahaan dengan usaha Geprek Kuah Tongseng. Hal-hal yang menjadi pertimbangan dewan juri dan tim penilai adalah suksesnya pemengang dalam dua bidang baik pendidikan dan bidan bisnis. Cut Vivia adalah mahasiswa berprestasi dengan penghargaan nasional dan internasional, seperti Best Position Paper of UNHCR Asia Youth International Model United Nations 2017, dan berpenghasilan bersih Rp. 6.000.000 perbulan untuk restorannya yang baru beroperasi sejak Bulan  Februari 2018.

Berikut daftar peraih prestasi The Ambassador of Business Edupreneur 2018 Tingkat Nasional.

  1. Kategori The Best Business Plan Era Industry 4.0, Juara 1 diraih Leili S, Nurafianti dan M. Ramdhan R dengan nama Starup Umar Khayyam SLC dari Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Islam Negeri (UIN) Bandung. Juara 2 diraih Devi Setiawati dan Ria Purwati dengan nama Starup Alloa Food berasal dari Pendidikan Manajemen Bisnis FPEB UPI . Juara 3 diraih oleh Destya Faharani, Nurya Ayu Destiani dan Natasya Rifa  dengan nama Starup NAD Shop berasal dari Program Studi Ekonomi dan Keuangan Islam (EKI).
  2. Kategori The Best Business Plan, Economic Creative, Juara 1 diraih Rahman A.R, Yola Nanda, dan Rantty G  dengan nama starup Souvenart berasal dari Program Studi  Ilmu Komputer FPMIPA UPI. Juara 2 diraih Gunanda Tiara Maharany  dengan starup Boonelo Watch berasal dari Jurusan Desain Produk ITB. Juara 3 diraih Meta Dwi Ismaya  dengan starup Albatatis berasal dari Program Studi Akomodasi dan Katering SBTP NHI.
  3. Kategori The Best Begginer, diraih Cut Vivia Talitha  dengan starup Geprek Kuah Tongseng, berasal dari Program Studi Kewirausahaan ITB. Juara 2 diraih  Winsa Dwi Utami  dengan starup Opak Rasa, berasal dari Program Studi Pendidikan Manajemen Bisnis FPEB UPI. Juara 3 berasal diraih oleh Devita Haerany Susilo (Authentic Preloved), berasal dari Program Studi Pendidikan Manajemen Bisnis FPEB UPI.
  4. Kategori The Best Marketer, Juara 1 diraih oleh Anisa Rahmisari dengan starup Rahmis Catering, berasal dari Program Studi Manajemen FPEB UPI. Juara 2 diraih Muhamad Fahmi dengan starup Geprek Kuah Tongseng berasal dari Program Studi Pendidikan Akuntansi FPEB UPI. Juara 3 diraih Tasya Kamila Wasita dengan starup Tasyaken Skin Care) Program Studi Pendidikan Manajemen Bisnis
  5. Kategori The Best Creative, Juara 1 diraih Astri Nurmeisa dengan starup Kariprak berasal dari Program Studi Pendidikan Seni Rupa FPSD UPI. Juara 2 diraih Rezky Mardani (Bhatara Globanizer), berasal dari Program Studi  Manajemen Pemasaran Pariwisata FPIPS UPI. Juara 3 diraih Vanesha Valerina Aththaariq  dengan starup Kikung, berasal dari Program Studi Pendidikan Bahasa Korea FPBS UPI.
  6. Kategori Category The Best Innovative, Juara 1 Teuku Muhammad R.I dengan starup E-garage dari Program Studi Sistem Informasi Telkom University. Juara 2 diraih Amalia Heryani  dengan nama starup Etnogotani, berasal dari Program Studi Biologi FPMIPA UPI. Juara 3 Yordhan Galis Dewangga  dengan nama starup Mahasa Group dari Jurusan Ilmu Hukum Universitas Brawijaya
  7. Kategori The Best Participant, diraih oleh mahasiswa Pendidikan Manajemen Bisnis angkatan  2017

 

Inspirasi Sukses kuliah dan Bisnis

Inisiator The Ambassador of Business Edupreneur Harapan Dr. Lili Adiwibowo, S.Pd, S.Sos, M.M menginspirasi mahasiswa dan dosen tentang prestasi mahasiswa dibidang kewirausahaan. Sang inisiator menuturkan bahwa konsep program ini dikembangkan agar kegiatan bisnis dan aktivitas perkuliahan bisa berjalan beriringan saling melengkapi dan mendukung. Tidak ada istilah gara-gara bisnisnya sukses  kuliahnya jadi terhambat. Atau juga gara-gara kuliah bisnisnya jadi berhenti atau terhambat. Program The Ambassador of Business Edupreneur ingin membuktikan adanya kesuksesan paripurna yang diraih mahasiswa dalam aktivitas kuliah dan bisnis bisa berjalan bersamaan dan sukses. Nilai-nilai pendidikan yang melengkat dalam jadi diri Universitas Pendidikan Indonesia semakin melengkapi setiap talenta mahasiswa seperti kejujuran, kepercayaan, tanggung jawab, kepedulian, respek dll. Jika diimplementasikan dalam menjalankan bisnis akan  memiliki nilai tambah dibandingkan  wirausaha lainnya.

Contoh inspirasi kesuksesan dalam kuliah dan bisnis diraih oleh Intan yang berasal dari Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga PKK) FPTK UPI yang memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3.9 dan juga menjalankan aktivitas bisnis makanannya sangat sukses. Sosok Intan,  menjadi role model dari program The Ambassador of Business Edupreneur ini.  Sampai saat ini belum ada yang menandingi kesukseskanya. Contoh inspirasi lainya Sinthyia yang berasal dari dari program studi Pendidikan Manajemen Bisnis FPEB UPI meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3.6. Sinthyia menjalai bisnis dengan nama Mayoutfit. Popularitas  Mayoutfit sangat sukses, booming dan menjadi trendsetter dalam bidang fashion. Kini Mayoutfit sudah memiliki hampir 7 cabang dengan omzet rata-rata perbulan lebih dari 2 Milyah rupiah. Bahkan Mayoutfit, merupakan satu-satunya bisnis yang bergerak di bidang fashion untuk hari raya idul fitri ini dengan menjual produknya di Shopiee dengan hadiah Mobil.

Berdasarkan inspirasi program diatas, Program   The Ambassador of Business Edupreneur, menyimpulkan bahwa masih banyak mahasiswa wirausaha yang sangat hebat, berprestasi, membanggakan dan menjadi inspirasi bagi dosen dan mahasiswa. Tinggal, kuncinya bagaimana kita mendata dan memberikan apresiasi yang sebenarnya. Senada dengan inisiator, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FPMIPA menuturkan bahwa salah satu mahasiwanya saudara Rahman dan tim  dari Progam Studi Ilmu Komputer  menjadi juara untuk kategori economic creative. Beliau menyampaikan, melalui prestasi yang diraih pada program bergengsi ini dapat menularkan virus Business Edupreneur nya kepada para mahasiswa lainya di  FPMIPA Universitas Pendidikan Indonesia.

Sampai bertemu lagi pada Program   The Ambassador of Business Edupreneur Tahun 2019. Salam sukses dan salam inspirasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *